Review Mobil

Malaysia Lockdown, Pabrik dan Dealer Mobil Ikutan ‘Terkunci’

Pemerintah Malaysia memutuskan melakukan lockdown demi menekan penyebaran virus corona. Kebijakan itu mulai berlaku hari ini (18/3/2020). Aturan tersebut pun berdampak besar terhadap sektor otomotif Malaysia.

Seperti dilaporkan Berita harian sejumlah produsen dan distributor mobil di negeri jiran menghentikan aktivitasnya dalam waktu dua minggu ke depan.

Proton misalnya, akan menghentikan sementara layanan penjualan dan purnajual produknya di seluruh negara bagian Malaysia.

“Bersama itu, aktivitas produksi di pabrik Proton Tanjung Malim dan Shah Alam juga akan dihentikan dalam usaha untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19,” kata Proton dalam keterangan resmi.

Perusahaan mobil nasional Malaysia lainnya, Perodua, juga menghentikan sementara aktivitas penjualan dan purnajual, termasuk layanan body & paint, sampai 31 Maret.

Tak hanya produsen lokal, produsen mobil Jepang juga mengambil langkah serupa.

UMW Toyota mengumumkan semua distributor resmi Toyota dan Lexus di Malaysia berhenti beroperasi sementara sampai akhir bulan.

Honda Malaysia juga akan menutup sementara aktivitas penjualannya termasuk pabrik perakitan di Pegoh, Malaka.

“Kami akan melanjutkan bisnis seperti biasa pada 1 April. Kami ingin meminta maaf atas ketidaknyamanan ini,” tulis pernyataan Honda.

Malaysia melakukan lockdown selama dua minggu sejak 18-31 Maret 2020. Malaysia menduduki negara dengan suspect corona tertinggi di Asia Tenggara, dengan angka mencapai 428 jiwa.